PIDIE – Rektor Universitas Jabal
Ghafur (UNIGHA), Dr. Heri Fajri, M.Pd., menghadiri peresmian Rumah Anak Yatim
“Mariana” yang berlokasi di Desa Bungo Reube, Kecamatan Delima, Kabupaten
Pidie, Selasa (27/10/2026).
Kehadiran Rektor UNIGHA dalam
kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan
perguruan tinggi terhadap gerakan kemanusiaan, khususnya dalam memberikan
perhatian dan harapan bagi masa depan anak-anak yatim.
Peresmian Rumah Anak Yatim “Mariana” diselenggarakan melalui kerja sama LSM JARA, JCA, dan CLR. Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah unsur masyarakat, aparat keamanan, serta pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Rumah Anak Yatim “Mariana”
diharapkan menjadi tempat yang memberikan manfaat bagi anak-anak yatim,
sekaligus menjadi simbol kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong
dalam membantu sesama.
Kehadiran Rektor Universitas
Jabal Ghafur juga mencerminkan komitmen perguruan tinggi untuk terus berperan
aktif di tengah masyarakat. Perguruan tinggi tidak hanya memiliki tanggung
jawab dalam mencetak generasi yang unggul secara akademik, tetapi juga berperan
dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial.
Momentum peresmian ini sekaligus
menjadi pengingat bahwa perhatian terhadap anak-anak yatim merupakan tanggung
jawab bersama yang membutuhkan dukungan berkelanjutan dari berbagai elemen
masyarakat, termasuk lembaga pendidikan, organisasi sosial, pemerintah, dan
masyarakat luas.
Melalui partisipasi dalam
kegiatan tersebut, Universitas Jabal Ghafur menunjukkan bahwa pendidikan tinggi
memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai inisiatif kemanusiaan yang
memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Universitas Jabal Ghafur berharap
kehadiran Rumah Anak Yatim “Mariana” dapat membawa manfaat yang berkelanjutan,
menjadi sumber harapan bagi anak-anak yatim, serta menginspirasi semakin banyak
pihak untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Kegiatan ini menjadi salah satu
wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun
lingkungan yang lebih peduli, inklusif, dan penuh semangat kebersamaan.