Dalam upaya
menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini serta menekan penumpukan sampah
plastik di lingkungan sekolah, Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jabal Ghafur (Unigha)
menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di MAN 1 Pidie.
Kegiatan yang
mengusung tema "Oktober Peduli Lingkungan; Edukasi dan Pelatihan
Pembuatan Ecobrick sebagai Upaya Pengurangan Sampah Plastik di Sekolah"
ini diikuti dengan penuh antusias oleh para siswa, dan guru di lingkungan
Madrasah Aliyah Negeri 1 Pidie.
Sinergi
Akademisi dan Sekolah untuk Lingkungan Hijau
Acara diawali
dengan sesi pembukaan yang khidmat, dipandu oleh pembawa acara (MC) Syifa
Safira serta dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an oleh Raisul
Mukhalis.
Dekan FKIP
Unigha, Bapak Muhammad Saiful, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan
apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif ini. Beliau
menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam memberikan solusi nyata
terhadap permasalahan lingkungan di masyarakat, khususnya di lingkungan
sekolah. Beliau juga berterimakasih atas sambutan yang hangat dari pihak
sekolah.
Turut hadir memberikan sambutan hangat, pihak pimpinan MAN 1 Sigli yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) bidang kurikulum Ibu Dra. Hj. Saudah, M.Pd., Beliau mengapresiasi kepercayaan menjadikan MAN 1 Sigli sebagai mitra dalam program edukasi lingkungan ini, dan mengharapkan siswa-siswa dapat mengikuti dengan serius untuk kemudian diterapkan ke depannya. Kegiatan pembukaan diakhiri dengan pembacaan doa bersama yang dibacakan oleh Naufal kamal.

Kegiatan juga
dihadiri oleh Jajaran Wakil Kepala Sekolah MAN 1 Sigli: Ibu Dra. Hj. Saudah, M.Pd.
(Bid. Kurikulum), Bapak Muhammad Iqbal, S.Pd.I. (Bid. Kesiswaan), serta Bapak
Fakhruddin Nasution, S.Pd.I. (Bid. Sarana Prasarana). Para Guru Biologi &
Bapak/Ibu Guru MAN 1 Sigli, dan tentu saja para Dosen, dan Mahasiswa Prodi
Pendidikan Biologi Unigha.
Edukasi
Interaktif hingga Praktik Ecobrick
Memasuki
kegiatan inti, para peserta dibekali materi teoretis dan praktis seputar
pengelolaan limbah plastik: (1) Edukasi Sampah Plastik: Dipaparkan
secara komprehensif oleh Ibu Dr. Zufahmi, M.Si., yang menjelaskan
tentang jenis-jenis plastik, bahaya limbah plastik bagi ekosistem, serta
langkah-langkah praktis dalam mengurangi penggunaan plastik sehari-hari. (2) Demonstrasi
Pembuatan Ecobrick: Ibu Ervina Dewi, M.Pd. memberikan peragaan
langsung mengenai teknik memotong dan memasukkan sampah plastik kering ke dalam
botol bekas hingga mencapai kepadatan yang ideal. (3) Praktik Berkelompok:
Di bawah panduan Bapak Muhammad Aziz Rizki, M.Pd., para siswa dibagi
menjadi beberapa kelompok kerja. Setiap kelompok didampingi oleh mahasiswa
Prodi Pendidikan Biologi Unigha untuk mempraktikkan pembuatan ecobrick secara
langsung.
Kepadatan
Diuji, Kelompok Terbaik Diumumkan
Untuk memastikan kualitas hasil karya siswa, ecobrick yang telah selesai dibuat melalui proses penimbangan dan pengecekan tingkat kepadatan dengan standart ideal 200 gram dalam botol berukuran 600 ml. Kegiatan diakhiri dengan pengumuman kelompok terbaik yang berhasil membuat ecobrick sesuai standar, dilanjutkan dengan penyerahan hadiah serta sesi foto bersama.
Melalui kegiatan
ini, diharapkan para siswa MAN 1 Sigli tidak hanya memahami bahaya sampah
plastik secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dalam mengolah
limbah plastik menjadi barang bernilai guna bagi lingkungan sekolah.