UNIVERSITAS JABAL GHAFUR PERKUAT BUDAYA RISET MELALUI PELATIHAN LUARAN PENELITIAN, PENGABDIAN, DAN INOVASI SENI
admin Berita
Sigli – Universitas Jabal Ghafur menyelenggarakan Pelatihan Luaran Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Program Inovasi Seni Nusantara Tahun 2026 pada Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Nurdin Abdurrahman, Keunire, Sigli, tersebut diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur sebagai salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan dosen dalam menghasilkan luaran penelitian dan publikasi ilmiah yang berkualitas serta berdampak bagi masyarakat.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Jabal Ghafur, Dr. Heri Fajri, M.Pd. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi kepada LPPM Universitas Jabal Ghafur atas pelaksanaan pelatihan yang dinilai penting dalam memperkuat budaya akademik dan ekosistem penelitian di lingkungan Universitas Jabal Ghafur.
Menurutnya, peningkatan kualitas penelitian tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga harus diikuti dengan luaran yang terukur, relevan, serta mampu memberikan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jabal Ghafur, Dr. Zufahmi, M.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa pelatihan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada para dosen mengenai pemetaan luaran, strategi publikasi, serta pengembangan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Pelatihan menghadirkan dua orang pemateri, yaitu Prof. Dr. Mudatsir, M.Kes. dan Prof. Dr. Ir. Rahmat Fadhil, S.TP., M.Sc., yang merupakan Guru Besar Universitas Syiah Kuala.

Pada sesi pertama, Prof. Dr. Mudatsir, M.Kes. memaparkan materi mengenai pemetaan luaran wajib dan luaran tambahan dalam kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta Program Inovasi Seni Nusantara. Materi tersebut memberikan gambaran dan arah yang lebih jelas kepada para dosen dalam menentukan target luaran sesuai dengan ketentuan dan karakteristik program yang dilaksanakan.
Melalui pemaparannya, para peserta mendapatkan pemahaman bahwa setiap kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat perlu dirancang secara matang sejak tahap penyusunan proposal. Penentuan luaran sejak awal akan membantu peneliti mengarahkan proses pelaksanaan, dokumentasi, pengolahan data, hingga penyelesaian hasil akhir secara lebih terstruktur.
Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Rahmat Fadhil, S.TP., M.Sc. membagikan berbagai strategi praktis dalam menghasilkan dan memublikasikan luaran ilmiah. Luaran tersebut tidak hanya berupa artikel pada jurnal ilmiah, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi Hak Kekayaan Intelektual, pemberitaan media, video, serta berbagai produk inovasi yang memiliki nilai manfaat dan potensi untuk diterapkan di tengah masyarakat.
Prof. Rahmat Fadhil menekankan bahwa rekam jejak seorang akademisi dapat terlihat dari konsistensinya dalam melakukan penelitian dan menghasilkan publikasi. Para dosen didorong untuk melaksanakan penelitian secara rutin, baik melalui hibah kompetitif maupun penelitian mandiri.
Ia juga mengajak peserta untuk tidak menganggap penelitian dan publikasi sebagai sesuatu yang sulit. Dengan memahami strategi, tahapan, dan tujuan penelitian, setiap dosen dapat memulai dari kegiatan yang sederhana, kemudian meningkatkan kualitas dan kredibilitas akademiknya secara bertahap.

Kegiatan tersebut diikuti secara antusias oleh puluhan dosen di lingkungan Universitas Jabal Ghafur. Para peserta juga memperoleh kesempatan untuk berdiskusi dan berkonsultasi langsung dengan kedua pemateri mengenai berbagai kendala dalam penyusunan luaran penelitian dan publikasi ilmiah.
Melalui pelatihan yang diselenggarakan oleh LPPM Universitas Jabal Ghafur ini, para dosen diharapkan semakin termotivasi untuk aktif melakukan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan inovasi seni. Kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan jumlah serta mutu publikasi ilmiah, kekayaan intelektual, produk inovasi, dan berbagai luaran akademik lainnya.
Pelaksanaan pelatihan tersebut menjadi bagian dari komitmen Universitas Jabal Ghafur dalam membangun ekosistem riset yang produktif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Sinergi bersama para akademisi Universitas Syiah Kuala diharapkan turut memperkuat kualitas sumber daya manusia dan meningkatkan daya saing Universitas Jabal Ghafur pada tingkat regional maupun nasional.
Penulis: Humas Unigha
