Dosen Universitas Jabal Ghafur Lolos Pendanaan Program Penelitian dan PKM BIMA Tahun Anggaran 2026
admin BeritaSigli — Universitas Jabal Ghafur kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui keberhasilan sejumlah dosennya dalam meraih pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) BIMA Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor: 94/DST/C/AL.04.02/2026 tanggal 09 April 2026, sebanyak 13 dosen Universitas Jabal Ghafur dinyatakan lolos sebagai penerima pendanaan pada skema Penelitian Dosen Pemula (PDP) dan Penelitian Fundamental Reguler (PFR).
Adapun dosen penerima pendanaan tersebut antara lain Diana Devi, B.H.Sc., M.Pd; Muhammad Saiful, S.Pd., M.Pd; Mulia Rahmi, S.Pd., M.Pd; Ismayli, S.E., M.M; Yuni Saputri, M.A; Nela Wirja, S.Si., M.Fis; Cut Lilis Setiawati, S.T., M.T; Cut Yusnidar, S.E., M.S.M; Eva Sulastri Sagita, M.Pd; Nurjannah, S.Pd., M.Pd; Boihaki, S.E., M.M; Dr. Mustakim Sagita, M.Pd; dan Nofiana, S.Pd., M.Pd.

Selain itu, pada skema Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), dua dosen Universitas Jabal Ghafur juga berhasil memperoleh pendanaan, yaitu Dr. Mustakim Sagita, M.Pd melalui program pemberdayaan kemitraan masyarakat, serta Cut Yusnidar, S.E., M.S.M melalui Program Inovasi Seni Nusantara.

Rektor Universitas Jabal Ghafur, Dr. Heri Fajri, M.Pd, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian tersebut. Ia menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti komitmen dan dedikasi dosen dalam meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, khususnya pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas riset dan inovasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat,” ujar Rektor.
Universitas Jabal Ghafur berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan penelitian dan pengabdian yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan tinggi di tingkat nasional.
