Pelepasan Mahasiswa Berdampak Tahun 2026, Wujud Kepedulian Unigha terhadap Bencana Sumatra
admin BeritaUnigha secara resmi melepas mahasiswa peserta Program Mahasiswa Berdampak Tahun 2026 yang akan terjun langsung ke wilayah terdampak bencana di Sumatra. Kegiatan pelepasan berlangsung di gedung Leuguna, Selasa/03 Januari 2026 dan dihadiri oleh Pihak Yayasan, pimpinan universitas, dosen pendamping, para dekan, para Kabag serta para mahasiswa peserta program.
Kegiatan pelepasan ini diikuti oleh 150 mahasiswa lintas program studi yang tergabung dalam organisasi kemahasiswaan dan lintas program studi, didampingi oleh dosen pembimbing yang kompeten. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur, Dr. Zufahmi, S.Pd., M.Si. menyampaikan bahwa LPPM telah melakukan serangkaian tahapan persiapan sebelum program ini dilaksanakan, melakukan sosialisasi program kepada seluruh program studi,koordinasi dengan pimpinan universitas, serta memfasilitasi proses persetujuan usulan. Berdasarkan proses tersebut, pada tahun 2026 ini Kemendiktisaintek menetapkan tiga proposal dari Universitas Jabal Ghafur dinyatakan lolos pendanaan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Universitas Jabal Ghafur, T. Yasman Saputra, S.H., M.H. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif mahasiswa dan dosen dalam program nasional tersebut. Ia menekankan bahwa Program Mahasiswa Berdampak menjadi momentum penting bagi Unigha untuk semakin dekat dengan masyarakat.
“Melalui program ini, Universitas Jabal Ghafur dapat hadir langsung dalam proses pemulihan dampak bencana. Dan masyarakat dapat merasakan kehadiran Unigha sebagai mitra yang peduli dan siap berkontribusi bagi masyarakat yang terdampak.

Sementara itu Rektor Universitas Jabal Ghafur, Dr. Heri Fajri, M.Pd. menekankan peran mahasiswa sebagai agen solusi di tengah masyarakat terdampak bencana.“Mahasiswa hadir bukan hanya untuk menjalankan program, tetapi untuk membawa solusi atas permasalahan masyarakat. Bangun kerja sama, bergandengan tangan dengan warga, dan jadikan kegiatan ini sebagai proses belajar sekaligus pengabdian yang bermakna,” tegas Rektor.

Program Mahasiswa Berdampak ini difokuskan pada kegiatan pemberdayaan masyarakat, pemulihan lingkungan, penguatan ekonomi produktif, serta edukasi kebencanaan. Melalui pendekatan partisipatif, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi secara berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Penulis : M.Agmar Media
