FKIP UNIVERSITAS JABAL GHAFUR MELAKSANAKAN PROGRAM MB-KM (ASISTENSI MENGAJAR)

admin Berita

10 Program Studi (Prodi) pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur mulai melaksanakan salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MB-KM) yaitu Asistensi Mengajar pada Satuan Pendidikan di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya. 10 Prodi tersebut yakni Prodi Pendidikan Biologi, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Prodi Pendidikan Matematika, Prodi Pendidikan Ekonomi, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Prodi Pendidikan Fisika, Prodi Pendidikan Sejarah, Prodi Bimbingan Konseling, Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, dan Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang dilaksanakan mulai tanggal 06 Maret sampai dengan 30 Juni 2023.

Rangkaian kegiatan tersebut diawali dengan koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Pidie dan dilanjutkan penyerahan secara resmi oleh dosen pembimbing dan ketua program studi dengan pembuktian melalui Berita Acara yang disepakati antara pihak sekolah dengan pihak perguruan tinggi. Adapun sekolah tempat asistensi mengajar para mahasiswa tersebut yaitu: SMP Negeri 2 Sigli, MTsN 5 Pidie, MTsS MUQ Pidie, SMA Negeri 2 Indrajaya, MAN 1 Pidie, SMP Negeri 2 Indrajaya, SMA Negeri 1 Sakti, SMP Negeri 1 Indrajaya, SMA Negeri 1 Mila, SMA Negeri 1 Indrajaya, dan SMA Negeri 1 Trienggadeng.

Unigha

Unigha

Unigha

Unigha

Unigha

Unigha

Unigha

Unigha

Unigha

Unigha

Foto. Penyerahan Langsung oleh Masing-Masing Ketua Program Studi ke Satuan Pendidikan

Dalam acara penyerahan pihak sekolah sangat mendukung kegiatan asistensi mengajar dan mengucapakan selamat datang kepada seluruh mahasiswa asistensi mengajar FKIP Unigha, semoga bisa menambah ilmunya dan bisa ikut berpartisipasi dengan baik selama kegiatan asistensi mengajar.

Muhammad Iqbal, S.Pd., MA selaku Dekan FKIP Unigha mengharapkan kegiatan Asistensi Mengajar memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk melihat, merasakan, dan mengalami secara langsung yang dilakukan mahasiswa secara kolaboratif di bawah bimbingan guru dan dosen pembimbing di satuan Pendidikan serta mahasiswa akan mendapatkan konversi pada mata kuliah sejumlah 20 SKS.

Penulis, Tim Humas